Tempat Wisata Pulau Jawa
top

Tempat Wisata Budaya Malang Yang Menarik

wisata budaya malang jawa timur

Malang mempunyai banyak potensi wisata yaitu wisata alam, wisata buatan sampai wisata budaya yang banyak menarik minat wisatawan. Untuk wisata budaya malang letaknya hampir semuanya berada di kabupaten Malang, yaitu:

 

1. Pedepokan Seni Mangun Dharmo, Kecamatan Tumpang Malang

Padepokan ini didirikan oleh seniman-seniman tumpang tahun 1989 dengan direktur artistik M. Sholeh Adi Pramono, dengan tujuan melestarikan kebudayaan khas Kabupaten Malang. Tempat ini juga mengembangkan seni topeng Malangan, dengan memberikan kursus menari pada masyarakat luas serta mengadakan pertunjukan seni.

 

2. Padepokan Seni Asmoro Bangun, Kecamatan Pakisaji

Padepokan ini merupakan salah satu wisata budaya Malang yang menjadi pusat seni topeng Malangan yang didirikan oleh Mbah Karimun yang sekarang sudah dikelola oleh penerusnyayaitu Pak Handoyo bersama istrinya Saini. Selain membuat topeng yang dipergunakan sebagai perlengkapan pertunjukan, padepokan ini juga menjual topengsebagai cinderamata. Tempat ini banyak dikunjungi turis mancanegara. Pedepokan juga mengadakan kerja sama dengan biro perjalanan wisata untuk mengadakan paket wisata menonton tarian dan belajar cara membuat topeng.

Tempatnya berada di Dusun Kedung Monggo Desa Karang Pandan Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang

 3. Candi Singosari Dan Arca Dwarapala

Wisata budaya Malang berikutnya adalah Candi Singhasari atau Candi Singosari merupakan candi Hindu-Budhawisata budaya malang jawa timur peninggalan kerajaan Singosari yang merupakan pendarmaan Raja Kertanegara yang terbunuh saat diserang Jayakatwang.

Candi ini juga dijuluki Candi Cungkup atau Menara, ini menunjukkan bahwa bangunan candi Singosari merupakan bangunan tertinggi pada masanya. Menurut para arkeolog candi ini dibangun sekita abad 13. Sekitar 300 dari arah candi terdapat 2 arca Dwarapala yaitu arca penunggu gerbang denganbentuk seperti raksasa. Pada saat penulis berkunjung ke candi Singosari, arca Dwarapala terbenam ke dalam tanah sampai ke dadanya. Oleh pemerintah arca ditarik dari alam tanah, yang menyebabkan berpindah menghadap ke sebelah timur laut (dulunya menghadap ke timur).

Candi ini terletak di Desa Candi Rengo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.

 

4. Stupa Sumberawan

Stupa ini merupakan peninggalan Kerajaan Singosari yang digunakan oleh umat Budha pada jaman itu, wisata budaya malang jawa timurmerupakan satu-satunya stupa di JawaTimur. Terletak di tengah telaga yang bening di kaki Gunung Arjuno. Stupa ini memiliki fungsi sebagai monumen lambang agama Budha yang diumpamakan sebagai lambang kahyangan,dibangun pada abad XIV.

Lokasi stupa yang berada di kaki gunung dengan pemandangan yang indah serta hawanya yang sejuk, dan terdapat mata air yang jernih, sehingga obyek ini sangat menyenangkan untuk dikunjungi. Telaga Sumberawan merupakan mata air yang sampai sekarang dikelola oleh pemerintah setempat.

Lokasi Stupa berada di Desa Sumberawan Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Jawa Timur Indonesia

 

5. Candi Jago

Candi Jago berasal dari kata ‘jajaghu’ merupakan peninggalan kerajaan Singosari di abad 13. Candi ini dibangun wisata budaya malang jawa timuroleh Raja Kertanegara untuk mengenang ayahnya yang telah wafat yaitu Raja Wisnuwardana. Menurut cerita penduduk setempat atap candi tersambar petir sehingga tinggal sebagian saja. Oleh karena terletak di Desa Tumpang oleh penduduk candi ini juga disebut sebagai Candi Tumpang. Pada candi terlihat pengaruh agama Hindu dan Budha , sesuai dengan agama yang dianut oleh Wisnuwardhana yaitu Syiwa Budha yang merupakan transisi dari agama Hindu ke Budha.

Candi Jago terletak di Dusun Jago Desa Tumpang Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang.

 6. Candi Kidal

Candi Kidal merupakan candi peninggalan Raja Anusapati yang merupakan raja kedua dari kerajaan Singosari. wisata budaya malang jawa timurDibangun tahun 1248, setelah Anusapati meninggal, dan merupakan pendarmaan Raja Anusapati. Tingginya 12 meter dan terbagi menjadi 3 bagian. Sesuai dengan namanya kidal (yaitu kiri), candi bersifat prasawya yaitu pembacaan relief dari kanan ke kiri (berlawanan dengan arah jarum jam).

Dapat dikatakan bahwa candi ini merupakan candi pemujaan tertua di Jawa Timur. Dikatakan oleh para ahli bahwa Candi Kidal merupakan bentuk dasar dari candi Jawa Timuran.

Di relief candi banyak bercerita tentang kisah garudadeya yaitu kisah pengabdian seorang anak kepada ibunya, untuk mengentas ibunya dari perbudakan.

Candi ini terletak Di Desa Rejokidal, Kecamatan Tumpang KabupatenMalang.

 7. Candi Badut

Candi Badut yang juga disebut Candi Liswa merupakan candi tertua di Jawa Timur, merupakan peninggalan dari Raja Gajayana dari Kerajaan Kanjuruhan. Menurut Prasasti Dinoyo yang ditemukan di Desa Merjosari Malang, dijelaskan bahwa psat kerajaan Kanjuruhan berada daerah Dinoyo. Konon Raja Gajayana yang bernama Liswa adalah raja yang sangat dicintai oleh rakyatnya dan suka melucu (badut), sehingga candi yang dibangun atas perintahnya dinamakan Candi Badut.

Candi Badut ini tidak memiliki persamaan dengan candi-candi di Jawa Timur tapi justru banyak mempunyai kemiripan dengan Candi Dieng (Jawa Tengah).

Bangunan candi ini terbuat dari batu andesit dengan tinggi 2 m. Bangunan candi pernah dipugar pad tahunwisata budaya malang jawa timur 1925-1926, tetapi banyak bagian yang hilang belum dapat dikembalikan. Sebelum tahun 90 an candi ini sering menjadi tempat wisata edukasi bagi siwa sekolah, tempatnya luas sehingga sering dikunjungi wisatawan, tetapi sekarang bangunan candi sudah tidak nampak lagi dari jalan karena di sekitar candi dibangun banyak perumahan warga.

Letak Wisata budaya Candi Badut ini berada 5 km dari Kota Malang, yaitu di Desa Karangbeseuki, Kecamatan Dau Kabupaten Malang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bottom