Tempat Wisata Pulau Jawa
top

Klentheng Sam Poo Kong, Jejak Laksamana di Semarang

pintu masuk klentheng sam poo kong semarang-jawa tengah

Semarang adalah Ibukota dari Propinsi Jawa Tengah yang juga merupakan sebuah kota industri. Karena banyak pabrik dan perkantoran disana. Dari tatanan kota yang yang cukup padat namun masih terselip beberapa bangunan atau obyek wisata diantara bangunan-bangunan modern. Kota Semarang terkenal dengan bangunan Lawang Sewu , Tugu Muda dan Kota Lama yang menjadi ikonic wisata Kota Semarang. Bukan hanya itu, ternyata Kota Semarang masih banyak menyimpan obyek wisata yang menarik. Salah satunya Klentheng Sam Poo Kong yang menghadirkan suasana lain di kota atlas tersebut.

Obyek Wisata

Klentheng Sam Poo Kong atau juga disebut Gedung Batu bukan sekedar tempat beribadah bagi penganut Tri Darma. Klentheng ini juga menyimpan banyak sejarah yang sedikit mempengaruhi kebudayaan kerukunan antar umat di Kota Semarang. Lambat laun klentheng ini menjadi tempat wisata bagi siapa saja dan apapun kepercayaannya.

Sedikit sejarah tentang Klentheng Sam Poo Kong. Bermula dari seorang Laksamana yang bernama Laksamana Cheng Ho berasal klentheng sam poo kong semarang jawa tengahdari Tiongkok dalam berlayar mengarungi laut Jawa. Laksamana Cheng Ho berlayar mengarungi samudera dengan misi membawa kedamaian kepada kerajaan-kerajaan yang disingahinya. Saat tiba di nusantara seorang awak kapal mendadak sakit keras, laksamana memutuskan untuk bersandar dan mengobati awak kapalnya di suatu daerah yang bernama Simongan. Disitu laksamana menemukan sebuah gua dan memutuskan untuk istirahat di gua tersebut sembari menggunakan gua tersebut untuk tempat bersembahyang. Dan Laksamana Cheng Ho melanjutkan perjalanan kembali ke Tiongkok.

Awak kapal yang ditinggalkan di Simongan akhirnya menikahi wanita lokal dan memilih hidup dengan cara bercocok tanam ataupun berdagang. Kemudian awak kapal tersebut membangun sebuah patung Laksamana Cheng Ho didalam gua guna menghormati Laksamana Cheng Ho. Sepeninggal dari para awak kapal Laksama Cheng Ho, masyarakat etnis Cina mendirikan sebuah klentheng sederhana yang diberi nama Klentheng Sam Poo Kong. Pada Saat abad ke 18 daerah Simongan dikuasai oleh seorang tuan tanah dan menetapkan tarif pajak bagi yang akan beribadah di Klentheng tersebut. Penetapan pajak ini baru berakhir pada tahun 1879 saat Raja Gula Oei Tiong Ham membeli hak atas tanah ini. Klenteng Sam Poo Kong pun kembali dikunjungi warga dan terus berbenah diri serta bersolek menjadi cantik seperti sekarang.

patung dewa klentheng sam poo kong semarang-jawa tengahBerada di area klentheng ini membawa kita seakan berada di suatu tempat di negeri Cina, area yang berluas sekitar 1.020 meter persegi dan didominasi warna merah megah serta aroma dupa hio menambah dalam kesan tersebut. Area ini terbagi menjadi dua, yaitu area plasa dan bangunan klentheng. Di area plasa terdapat sebuah patung raksasa Laksaman Cheng Ho yang setinggi 10,7 meter, patung ini terbuat dari bahan dasar perunggu ini langsung dibuat dari Tiongkok dan tercatat sebagai patung tertinggi se Asia Tenggara. Di sebelah utara terdapat deretan patung-patung dewa dari mitology Cina yang berdiri gagah dan di sebelah selatan berdiri megah sebuah bangunan gerbang raksasa berwarna merah menyala menambah kesan serasa di negeri Cina.

Di kompleks klentheng ini terdapat 4 klenteng yang bernama Klenteng Dewi Laut, Dewa Bumi, Kyai Juru Mudi, dan Klenteng Sam Poo Kong. Sedangkan di bagian bawah terdapat petilasan Kyai Jangkar, Kyai Tumpeng, dan Kyai Tjundrik Bumi. Di belakang Klentheng besar yang dihiasi oleh pilar yang berukiran naga dan tatanan lampion merah yang rapi terdapat Gua Gedung Batu yang memiliki satu pintu denga ukiran naga diatasnya. Disebelah kanan dan kiri terdapat relief  yang menceritakan perjalanan Laksamana Cheng Ho. Didalam Gua Gedung Batu terdapat mata air yang tidak pernah kering walaupun pada saat musim kemarau.

Tidak semua pengunjung bisa masuk ke area klentheng ini, tetapi bagi yang akan memanjatkan doa bisa masuk dengan syarat yang berlaku. gua gedung batu klentheng sam poo kong semarang-jawa tengahDi dalam klentheng para pengunjung bisa juga menemui seorang Biokong untuk membaca peruntungan dengan proses Ciamsi. Di area ini pengunjung juga bisa bernasis ria dengan menggunakan kostum ala gadis Cina ataupun kostum dari Laksamana Cheng Ho.

Lokasi

Klentheng Sam Poo Kong beralamat di Jl. Simongan Raya 129, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Akses

Klenteng Sam Poo Kong berjarak sekitar 3 kilometer dari Simpang Lima, Kota Semarang dan 2 kilometer dari Tugu Muda atau Lawang Sewu. Lokasi ini dapat dicapai dengan menggunakan kendaraan umum dari pusat kota sekitar 20 menit dan turun di Simpang Kali Garang. Selanjutnya, Anda tinggal berjalan kaki menuju ke lokasi karena belum ada transportasi umum yang melewati tempat ini.

Fasilitas dan Akomodasi

Klentheng ini sudah memliki berbagai fasilitas sebagai tempat beribadah dan sebagai tempat wisata. Dari area parkir yang luas, penjual makanan samapi denga toilet. Bagi yang menginginkan penginapan, penginapan bisa anda cari disekitar area Klentheng Sam Poo Kong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bottom