Tempat Wisata Pulau Jawa
top

Observatorium Bosscha, Museum Astronomi

observatorium-bosscha-lembang

museum astronomi bosscha lembangSelain menjadi laboratorium yang merintis perkembangan astronomi dan ilmu pengetahuan antariksa di Indonesia, Obervatorium Bosscha merupakan laboratorium astronomi bagi pendidikan sarjana dan pascasarjana. Dengan bentuk bangunan yang unik, tempat ini berperan sebagai model observatorium dan museum astronomi dalam dunia arsitek dan seni rupa. Fasilitas teropong bintang dan koleksi perpustakaan astronomi di sini merupakan yang terbaik dan terlengkap di Asia Tenggara.

Lokasi

Berlokasi di Lembang, berjarak sekitar 15 km dari utara Kota Bandung, Lembaga yang disebut sebagai Kota BINTANG yang merupakan kepanjangan dari Bersih, Indah, Nyaman, Tertib, dan Anggun ini dikenal dunia internasional karena keberadaan Bosscha.

Tentang Bosscha

observatorium bosscha tempo duluDidirikan pada tanggal 1 Januari 1923, lokasi obyek wisata di Jawa Barat ini tercantum sebagai salah satu tempat diantara ratusan tempat di dunia yang terpilih sebagai lokasi peneropongan bintang. Anda bisa membayangkan, berjuta bintang yang bertabur di angkasa luas yang tak berpenopang, terutama di bagian Lintang Selatan, dilihat dari salah satu kota di Indonesia.

teropong refraktor ganda zeiss 60 cm di-bosschaTeleskop utama yang digunakan untuk mengamati bintang ganda dan planet adalah refraktor Ganda Zeiss 60 cm, buatan tahun 1928. Perangkatnya pun sekarang sudah dilengkapi dengan World Wide Telescope atau disingkat WWT. Data peneropongan puluhan teleskop raksasa di dunia telah mengungkap proses yang terjadi di jagat raya. Salah satu hasilnya, diketahui bahwa Galaksi Bimasakti dan Andromeda bergerak mendekat dan dalam waktu 2 milyar tahun, kedua galaksi tersebut akan bertabrakan. Inilah nantinya yang akan disebut kiamat. Berakhirnya sebuah kehidupan di Bumi, yang berada di Galaksi Bimasakti. Dengan kecanggihan, walaupun tidak dapat merubah keadaan, paling tidak perubahan dan perputaran benda di angkasa luar dapat diamati dan dijadikan sebagai tanda.

Obyek Wisata

Konservasi Bosscha sebagai cagar budaya menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata. Untuk rombongan sekolah atau instansi, kunjungan dapat dilakukan pada Selasa-Kamis, yang dibagi menjadi tiga sesi, yaitu pada pukul 09.00, 11.00, dan 13.00. Untuk hari Jumat, dibagi menjadi dua sesi, yaitu pukul 09.00 dan 13.00. Untuk keluarga atau perorangan, dapat mengunjungi di hari Sabtu pada pukul 09.00-14.00.

Akses

Jika menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa menggunakan Terminal Ledeng sebagai patokan. Terus dilanjutkan ke arah Lembang, ikuti jalan sampai Pusdik Korps Wanita Angkatan Darat. Sekitar 400 meter dari situ, Anda akan sampai di gerbang bawah Bosscha yang berada di kanan jalan. Jalan masuk ke bangunan tersebut sekitar 800 meter.

Jika menggunakan kendaraan umum, Anda bisa menggunakan angkutan kota tujuan Stasiun Hall-Lembang, yang dapat Anda naiki dari Terminal Ledeng. Turunlah di gerbang bawah Bosscha.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk dibedakan menjadi 2, yaitu:

Fasilitas kunjungan siang, dengan harga tiket Rp. 7.500,-/orang.

  • Mengunjungi teleskop Zeiss (tidak meneropong).
  • Mendapat informasi astronomi di ruang multimedia.
  • Mengamati matahari dengan teleskop Real Time Solar melalui gambar proyeksi.

Fasilitas kunjungan malam, dengan harga tiket Rp. 10.000,-/orang.

  • Mengunjungi teleskop Zeiss (tidak meneropong).
  • Mendapat informasi astronomi di ruang multimedia.
  • Mengamati bulan dan objek lain menggunakan teleskop Unitron dan Bamberg, dengan mengantri satu persatu.

Jadwal kunjungan malam biasanya diadakan tiga hari dalam satu bulan, tergantung pada program setiap bulan.

Akomodasi

Jika Anda ingin merencanakan kunjungan ke Bosscha dan ingin menginap di hotel dekat Observatorium Bosscha atau di daerah Lembang, Anda bisa mencarinya di sini.

Informasi Tambahan

Observatorium Bosscha tidak menerima kunjungan pada hari Senin, dikarenakan ada perawatan instrumen rutin, Minggu dan hari libur nasional, pergantian tahun pada tanggal 24 Desember-5 Januari, serta seminggu sebelum dan sesudah Idul Fitri.


View Observatorium Bosscha in a larger map

One response to “Observatorium Bosscha, Museum Astronomi”

  1. Tjahyadi says:

    salam
    pak/bu kami rencana mau kunjungan bawa anak anak SD dari kab Kuningan kira kira buka tepat nya jam berapa dan hari apa aja mohon info nya bu.untuk romboingan ada diskon g bu / pak

    saya salah satu Biro perjalanan

    terimakasih

    no Hp saya 081320655562
    pin BB 75148D71

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bottom